BANDUNG BARAT, JABAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat menggelar acara silaturahmi dan halal bihalal di lingkungan gedung dewan, Senin. Kegiatan yang dihadiri jajaran anggota dewan serta keluarga ini menjadi ajang saling memaafkan pasca Idhul Fitri sekaligus memperkuat koordinasi internal demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang digelar di luar lingkungan DPRD, kali ini acara dipusatkan di dalam gedung dewan. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bandung Barat, Ricky Riyadi, mengungkapkan bahwa perubahan lokasi ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga persepsi publik.
“Acara ini tidak seperti biasanya, sebelumnya dilakukan di luar lingkungan DPRD. Saat ini kita lakukan di dalam gedung DPRD demi untuk mencegah pandangan yang kurang baik dari masyarakat. Ini adalah langkah yang baik tentunya,” ujar Ricky dalam laporannya.
Ricky juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh anggota dewan. Ia menekankan pentingnya momen halal bihalal yang dilakukan secara langsung dan tidak ditunda-tunda karena memiliki makna tersendiri dalam mempererat hubungan kekeluargaan.
“Setelah adanya Idhul Fitri, afdhol nya kita langsung halal bihalal. Bila ditunda-tunda rasanya berbeda. Oleh karena itu di hari ini kita berkumpul untuk bersilaturahmi dan halal bihalal. Mohon maaf lahir batin saya ucapkan,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Bandung Barat, M Mahdi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kita bisa bertemu kembali di acara silaturahmi. Kami dari DPRD mengucapkan terima kasih atas kerja panitia bisa berlangsungnya acara ini. Terima kasih anggota dewan yang bersedia hadir,” tutur M Mahdi.
Dalam sambutannya, M Mahdi mengutip salah satu hadis nabi yang menegaskan pentingnya menjaga tali silaturahmi. Ia mengingatkan bahwa memutuskan silaturahmi dan saling bermusuhan dapat menghilangkan kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat.
Lebih lanjut, ia juga menyitir Surah Al-A’raf ayat 179 yang mengingatkan tentang pentingnya menggunakan hati untuk memahami, mata untuk melihat, dan telinga untuk mendengar kebenaran. Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat agar setiap individu senantiasa waspada terhadap kelalaian dalam menjalani kehidupan.
Momentum bulan Syawal, lanjut M Mahdi, menjadi kesempatan bagi setiap orang untuk meningkatkan kualitas diri. Ia berpesan agar hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari selanjutnya lebih baik dari hari ini.
“Bersyukur kita masuk ke bulan Syawal untuk meningkatkan kebaikan untuk kita semua. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari selanjutnya,” pesannya.
Acara silaturahmi yang berlangsung sekitar dua jam itu diakhiri dengan doa bersama. Seusai kegiatan, Ketua DPRD harus meninggalkan lokasi lebih awal karena mendapat undangan dari pemerintah provinsi terkait pelaporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kinerja Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
M Mahdi berharap Bandung Barat dapat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sebagai bentuk pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Narasumber Pewarta: Tim Red . Editor Red: Egha.












