JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa (KOPDES) Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan mempermudah masyarakat desa dalam memperoleh kebutuhan pokok, khususnya gas elpiji dan pupuk subsidi. Melalui koperasi desa, rakyat Indonesia tidak lagi dipersulit dalam proses distribusi dan pembelian barang-barang subsidi tersebut.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam keterangannya saat membahas penguatan ekonomi kerakyatan dan kemandirian desa.
Presiden menegaskan bahwa koperasi desa akan menjadi ujung tombak distribusi kebutuhan rakyat, sehingga akses menjadi lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran.
“Kita ingin rakyat, khususnya di desa-desa, bisa langsung membeli gas elpiji dan pupuk subsidi di koperasi desa Merah Putih. Tidak berbelit-belit, tidak dipersulit, dan tidak dimainkan oleh tengkulak,” tegas Presiden Prabowo.
Menurut Presiden, selama ini distribusi gas elpiji dan pupuk subsidi kerap menghadapi kendala, mulai dari keterbatasan pasokan, rantai distribusi yang panjang, hingga permainan harga. Dengan memperkuat peran KOPDES Merah Putih, pemerintah ingin memastikan subsidi negara benar-benar dirasakan langsung oleh rakyat.
“Koperasi desa harus menjadi alat negara untuk melindungi kepentingan rakyat kecil. Subsidi yang dikeluarkan negara nilainya sangat besar, maka harus sampai ke tangan petani dan masyarakat yang berhak,” ujar Presiden.
Selain mempermudah akses elpiji dan pupuk subsidi, keberadaan KOPDES Merah Putih juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi petani dan pelaku usaha kecil di tingkat lokal. Presiden menekankan bahwa koperasi akan dikelola secara profesional, transparan, dan berpihak pada rakyat.
Pemerintah menargetkan koperasi desa Merah Putih hadir di seluruh pelosok tanah air sebagai bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi berbasis desa. Dengan sistem ini, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi pusat kekuatan ekonomi nasional.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan keadilan sosial dan kedaulatan ekonomi rakyat Indonesia, dimulai dari desa.
Narasumber Pewarta: Warsito. Editor Red : Egha.













