Ramadhan Jadi Momentum Pembinaan Akhlak, Kepala SMP Negeri 1 Tomoni Soroti Peran Sekolah Bentuk Karakter Siswa

  • Bagikan

Luwu Timur – Di tengah tantangan sosial dan derasnya arus perubahan zaman, dunia pendidikan dituntut untuk tidak hanya fokus pada capaian akademik. UPT SMP Negeri 1 Tomoni menegaskan komitmennya dalam membangun karakter peserta didik melalui kegiatan Amaliah Ramadhan yang digelar pada hari keempat Ramadhan, Kamis 26 Februari 2026, di Masjid Al-Anshor, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur.

Kepala UPT SMP Negeri 1 Tomoni, Rustan, menyampaikan bahwa kegiatan Amaliah Ramadhan bukan sekadar agenda keagamaan tahunan, melainkan bagian dari strategi pembinaan karakter yang dirancang secara berkelanjutan. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk kepribadian siswa agar seimbang antara kecerdasan intelektual dan kekuatan moral.

Rustan menekankan bahwa bulan suci Ramadhan menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, serta tanggung jawab melalui pembiasaan ibadah dan pembinaan langsung di lingkungan masjid. Ia menilai, suasana religius mampu menghadirkan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi peserta didik.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan karakter tidak dapat dibangun secara instan, melainkan melalui proses yang konsisten dan terarah. Kegiatan keagamaan di luar ruang kelas dinilai efektif dalam menanamkan nilai nilai kehidupan yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran formal.

“Ramadhan kami jadikan ruang pembelajaran yang nyata. Siswa belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan makna ibadah yang kemudian diharapkan tercermin dalam sikap dan perilaku sehari hari,” kata Rustan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Amaliah Ramadhan tersebut dirangkaikan dengan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang melibatkan KUA Kecamatan Tomoni. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembinaan moral dan spiritual remaja di usia sekolah.

Rustan menilai, tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola pergaulan. Oleh karena itu, sekolah dituntut lebih proaktif menghadirkan penguatan nilai moral dan keagamaan sebagai benteng bagi peserta didik.

Ia juga menegaskan bahwa Amaliah Ramadhan akan terus didorong menjadi budaya positif di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada seremoni, tetapi diarahkan pada perubahan sikap dan perilaku siswa dalam jangka panjang.

“Kami berharap nilai nilai yang diperoleh siswa selama kegiatan ini dapat diterapkan di sekolah, di rumah, dan di tengah masyarakat. Pendidikan karakter harus tampak dalam perilaku nyata, bukan hanya dalam kegiatan formal,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Amaliah Ramadhan di Masjid Al-Anshor, UPT SMP Negeri 1 Tomoni menegaskan komitmennya mencetak generasi muda yang berintegritas, beriman, serta memiliki kepekaan sosial, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional.

Red – iinews

  • Bagikan