
Jumat (27/02/2026)
Bukan Sekadar Teori, Tapi Strategi Perang Melawan Hama
Kegiatan dibuka dengan hangat di dalam ruangan, di mana Koordinator BPP Tana Lili, Massuanna Abdul Sa’ad, SP, menekankan bahwa sinergi antara penyuluh dan TNI adalah kunci ketahanan pangan wilayah.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Luwu Utara, Risman, SP., MP, menegaskan pentingnya kapasitas teknis bagi mitra strategis.
”TNI memiliki peran vital dalam mendukung program pemerintah. Dengan pemahaman OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang mumpuni, kita selangkah lebih maju dalam mengamankan produksi jagung kita,” ujar Risman.
Materi inti dikupas tuntas oleh Muis, SP (Fungsional POPT Kabupaten) dan Martinus Tangke Alla (Penyuluh POPT Kecamatan). Para peserta diajak mendalami:
Deteksi Musuh Utama: Mengenali Ulat Grayak yang rakus hingga Penggerek Batang.
Diagnosa Penyakit: Membedakan gejala penyakit Bulai, Karat Daun, hingga Busuk Batang.
Strategi PHT: Cara mengendalikan hama secara terpadu dan ramah lingkungan.
Turun ke Ladang: Praktik Identifikasi di Bawah Terik Matahari
Usai sesi teori, suasana semakin antusias saat para prajurit TNI dan tim penyuluh bergerak menuju lahan pertanaman jagung. Di sini, suasana belajar berubah menjadi diskusi interaktif yang hidup.
Para prajurit tidak canggung untuk:
Mengamati langsung kondisi fisik tanaman jagung.
Mendiagnosa temuan bercak atau gejala serangan di daun dan batang.
Simulasi Pengendalian, mempraktikkan langkah pencegahan dini sesuai prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Harapan untuk Masa Depan Pangan
Melalui kegiatan ini, anggota TNI YON TP 872 ANDI Djemma diharapkan tidak hanya mahir dalam taktik militer, tetapi juga ahli dalam menjaga “kesehatan” tanaman pangan di wilayah tugas mereka.
Sinergi antara BPP Tana Lili, Dinas Pertanian Luwu Utara, dan TNI ini menjadi bukti nyata bahwa urusan perut rakyat adalah tanggung jawab bersama. Dengan tanaman yang sehat, hasil panen melimpah, dan ketahanan pangan nasional pun semakin kokoh.
Narasumber : Massuanna Abdul Sa’ad, SP,
Editor : Jabal







