Wangi Kopi dari Balik Awan: Bupati Luwu Utara Wajibkan Warkop Gunakan Biji Kopi Rongkong dan Seko

  • Bagikan

INFOINDONESIAINEWS.COM |LUWU UTARA – Aroma kopi di warung kopi (warkop) dan kafe di seluruh pelosok Luwu Utara dipastikan akan terasa lebih “otentik” dalam waktu dekat. Pasalnya, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, baru saja mengeluarkan kebijakan strategis untuk mengangkat derajat komoditas lokal ke atas meja saji para pecinta kafein.

Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 500.3.1/316/DP2KUKM/III/2026, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengimbau seluruh pelaku usaha warkop, kafe, hingga rumah makan untuk menjadikan biji kopi khas dari Kecamatan Rongkong dan Seko sebagai menu utama atau pilihan prioritas di gerai mereka.

Bukan Sekadar Minuman, Tapi Kebanggaan Daerah

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Wilayah pegunungan Rongkong dan Seko selama ini dikenal sebagai “surga tersembunyi” penghasil kopi berkualitas dunia. Dengan ketinggian mencapai lebih dari 1.000 mdpl, kopi dari wilayah ini memiliki karakter rasa yang unik dan daya saing tinggi, baik di level nasional maupun internasional.

“Kita punya harta karun di pegunungan kita sendiri. Sudah saatnya masyarakat Luwu Utara bangga menyeduh hasil keringat petani kita sendiri di setiap cangkir yang mereka nikmati,” ujar Bupati Andi Rahim dengan penuh semangat.

Kebijakan ini diharapkan mampu mengubah wajah warkop di Luwu Utara. Tak sekadar tempat nongkrong, warkop kini diproyeksikan menjadi etalase budaya dan pariwisata. Para pelancong dari luar daerah kini punya alasan kuat untuk singgah di Bumi Lamaranginang: mencicipi sensasi asli kopi dari “negeri di atas awan”.

Memperkuat Ekonomi dari Hulu ke Hilir

Inti dari kebijakan ini adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang berpihak pada rakyat. Dengan mewajibkan pelaku usaha di perkotaan menyerap hasil panen petani di pegunungan, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Berikut adalah poin-poin utama dalam sinergi kopi lokal ini:

Prioritas Menu Lokal: Pengusaha diimbau menggunakan biji kopi (bean) atau kopi olahan asli Rongkong dan Seko.

Kualitas Premium: Kopi Seko hadir dengan varian Arabika, Liberika, dan Robusta yang tumbuh di dataran tinggi, sementara Kopi Rongkong menonjol dengan varian Arabika dan Robusta premium.

Jaminan Stok: Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DP2KUKM) telah bergerak memastikan rantai pasok dari kelompok tani ke pengusaha warkop tetap lancar dan berkualitas.

Kepala DP2KUKM, Akram Risa, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan para supplier dan kelompok tani untuk menjaga kontinuitas bahan baku.

“Jadi, jangan kaget kalau aroma kopi di warkop favorit nanti terasa lebih nikmat. Itu adalah aroma perjuangan petani dari balik awan Rongkong dan Seko,” pungkas Akram.

Dengan sinergi ini, Luwu Utara kian mengukuhkan posisinya sebagai daerah kaya komoditas perkebunan unggulan, sekaligus membuktikan bahwa kemajuan ekonomi lokal bisa dimulai dari secangkir kopi yang kita minum setiap pagi.

  • Bagikan