Bandung Barat, Jabar – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Ganjarsari, Kabupaten Bandung Barat, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan berbagai program pembangunan yang terus digaungkan pemerintah, masih terdapat akses jalan yang kondisinya rusak parah dan belum tersentuh pembangunan secara maksimal.
Warga menilai kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain menghambat mobilitas warga, kerusakan jalan juga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi petani, pedagang, dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada kelancaran akses transportasi.
Yang lebih mengkhawatirkan, kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui berpotensi mengancam keselamatan warga dalam situasi darurat. Apabila terdapat warga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis segera atau ibu hamil yang hendak melahirkan, proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan menjadi sangat sulit dan berisiko.
“Bagaimana jika ada warga yang harus segera dibawa ke rumah sakit? Dengan kondisi jalan seperti ini, kendaraan akan kesulitan melintas. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan dan nyawa manusia,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat mempertanyakan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah pedesaan. Di saat berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan terus disampaikan kepada publik, warga berharap realisasi di lapangan dapat dirasakan secara nyata.
Kondisi tersebut juga memunculkan pertanyaan publik terkait alokasi anggaran pembangunan infrastruktur yang setiap tahun digelontorkan oleh pemerintah. Warga berharap adanya transparansi serta perhatian serius dari pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.
Masyarakat Desa Ganjarsari mendesak pemerintah terkait agar tidak hanya menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai janji politik saat momentum pemilihan umum, tetapi benar-benar merealisasikannya demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Sebagai urat nadi kehidupan masyarakat, jalan yang layak merupakan hak dasar warga negara. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan segera turun tangan melakukan peninjauan lapangan dan merealisasikan pembangunan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat Desa Ganjarsari.
“Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa Baru Bertindak. Infrastruktur yang layak adalah kebutuhan rakyat, bukan sekadar bahan kampanye politik.”
Narasumber Pewarta : Rina. Editor Red : Egha.













