JAKARTA — Perubahan paradigma pelayanan kepolisian menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan program 100 hari kerja Kapolri, Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Langkah ini menandai awal dari perubahan mendasar dalam cara Polri menjalankan fungsi pelayanan publik di seluruh Indonesia.
Program ini menekankan pentingnya kehadiran kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. Setiap pelayanan diarahkan agar lebih responsif terhadap berbagai pengaduan yang disampaikan warga, serta senantiasa transparan dalam setiap proses penanganan perkara yang sedang berjalan. Tujuannya tak lain adalah untuk mengutamakan terciptanya rasa aman bagi seluruh masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui semangat “Polisi Bersama Rakyat”, Polri mendorong perubahan orientasi pelayanan yang tidak sekadar berpegang pada ketentuan prosedur semata. Lebih dari itu, setiap tindakan kepolisian harus berlandaskan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata, langsung dirasakan oleh warga di lapangan.
Perubahan paradigma ini juga menuntut seluruh jajaran aparat kepolisian untuk lebih peka, cepat tanggap, dan terbuka dalam melayani setiap lapisan masyarakat. Pelayanan yang humanis, sederhana, dan mudah diakses menjadi prioritas utama agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan membantu oleh seluruh rakyat Indonesia.
#Polri #KomitmenBersamaPublik — Siap Tuntaskan Program Prioritas Kapolri
Narasumber/Pewarta: Abu Khaidir
Editor: Egha













