SANGGAU — Kodim 1204/Sanggau, Kalimantan Barat, menyampaikan klarifikasi terkait pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang belum rampung di sejumlah titik pekerjaan. Penjelasan ini disampaikan guna memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai kondisi lapangan, evaluasi terhadap konsultan lama, serta langkah percepatan penyelesaian pembangunan agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Program KDKMP sendiri merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang wajib dipertanggungjawabkan guna mendorong kemajuan ekonomi daerah.
Berdasarkan data dan catatan progres pekerjaan yang dimiliki, sejak akhir Maret hingga Oktober 2026 terdapat 12 titik pekerjaan yang menjadi tanggung jawab konsultan atas nama Saudara Sabli. Hingga saat ini, pekerjaan tersebut belum dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran yang telah diterima maupun jangka waktu yang telah disepakati. Kodim menegaskan bahwa pihaknya membutuhkan mitra yang memiliki kesiapan, kemampuan, dan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target dan waktu yang disepakati, karena pihaknya memiliki tanggung jawab memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana.
Dasar utama pemutusan kerja sama dengan konsultan lama adalah ketidakmampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai target dan jadwal yang telah disepakati, meskipun anggaran pelaksanaan telah diserahkan. Keputusan pemutusan kemitraan diambil oleh pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab pelaksanaan kegiatan, berdasarkan hasil evaluasi progres, kesesuaian waktu, serta kewajiban kontraktual konsultan. Keputusan tersebut didasarkan pada fakta, dokumen pendukung, serta mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Penunjukan konsultan pengganti dilakukan oleh Dandim selaku penanggung jawab melalui proses verifikasi dan penilaian rekam jejak penyelesaian pembangunan KDKMP di lokasi lain.
Kodim 1204/Sanggau menegaskan bahwa kewajiban pekerjaan yang menjadi tanggung jawab konsultan lama belum diselesaikan secara utuh. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan dan pencocokan menyeluruh antara anggaran yang telah diserahkan dengan realisasi pekerjaan yang sebenarnya telah dilaksanakan. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya guna memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan. Pihak Kodim secara tegas meminta konsultan lama memberikan penjelasan serta pertanggungjawaban yang jelas terkait progres fisik maupun penggunaan dana yang telah diterima.
Kodim 1204/Sanggau mengimbau seluruh pihak agar setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik senantiasa berpedoman pada fakta, dokumen, dan kondisi nyata di lapangan guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk memberikan penjelasan secara langsung, terbuka, dan didukung oleh data serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan terkait kondisi sebenarnya dari pembangunan KDKMP di wilayah tersebut.

Narasumber/Pewarta: Jono / Tim Redaksi.
Editor: Egha













